BRMP Jateng Sosialisasikan Inovasi dan Digitalisasi Pertanian
Temanggung — Saat gelaran PADI (Pekan Agro Digital dan Inovasi) 2026 beberapa pekan lalu, sosialisasi inovasi layanan dan digitalisasi pertanian merupakan hal penting yang sangat relevan dengan tema acara, ditampilkan pada Joglo Kementan.
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah menghadirkan Layanan Konsultasi Pertanian (LKP) dan Sistem Informasi Pertanian (Siscrop) yang menarik perhatian pengunjung.
Antusiasme tercermin dari tingginya partisipasi dalam kegiatan penyuluhan dan diskusi interaktif. Petani dan PPL aktif menggali informasi terkait pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan budidaya. Dua aplikasi tersebut menghantarkan pengelolaan usaha tani menjadi lebih efektif dan efisien.
Aplikasi LKP, membuat petani memperoleh kemudahan akses konsultasi teknis secara cepat dan tepat. Mulai dari identifikasi permasalahan hingga rekomendasi solusi yang aplikatif di lapangan. Sementara itu, Siscrop berperan sebagai sistem informasi pertanian berbasis data yang mendukung proses perencanaan, pemantauan, hingga evaluasi usaha tani secara terintegrasi.
Penguatan layanan konsultasi dan pemanfaatan sistem informasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, adaptif, dan berbasis data.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang mendorong peningkatan kapasitas serta perubahan pola pikir petani menuju pertanian berbasis teknologi dan informasi.
Melalui diseminasi LKP dan Siscrop, BRMP Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mempercepat adopsi digitalisasi pertanian guna mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta penguatan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.